Jumat, 10 April 2015

Beberapa Wisata Alam di Kerinci :

A.     GUNUNG KERINCI

Gunung Kerinci (juga dieja "Kerintji", dan dikenal sebagai Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah gunung tertinggi di Sumatra, gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luarPapua. Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi yang berbatasan dengan provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Gunung ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat dan merupakan habitat harimau sumatra dan badak sumatra.
Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini pengunjung dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah Kota JambiPadang, dan Bengkulu. Bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas. Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau. Di sebelah timur terdapat danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh.
Gunung Kerinci merupakan gunung berapi bertipe stratovolcano yang masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 2009.

B.      DANAU GUNUNG TUJUH

Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di Kabupaten KerinciJambi. tepatnya di Desa PelompekKecamatan Ayu Aro. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh, sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci. Gunung Tujuh masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Bagi pendaki gunung, Kerinci mungkin menjadi tujuan utama karena gunung tersebut merupakan gunung aktif tertinggi di Indonesia [3805 mdpl], namun bagi wisatawan yang ingin sekedar menikmati keindahan alam Kabupaten Kerinci, Danau Gunung Tujuh bisa menjadi pertimbangan sebagai tujuan wisata. selain memiliki panorama alam yang menakjubkan, jalur yang dilalui juga jauh lebih mudah daripada Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh juga merupakan salah satu Danau tertinggi di Indonesia, Danau ini berada di ketinggian 1.950 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian hampir 2 kilometer dpl itu bisa dibayangkan betapa dinginnya air Danau Gunung Tujuh di pagi hari. Meskipun begitu, berendam di Danau Gunung Tujuh dengan air yang sangat dingin menjadi tantangan sendiri bagi para pendaki.

C.      DANAU KERINCI

Danau Kerinci merupakan sebuah danau yang terletak di Provinsi JambiIndonesia. Tepatnya di Kabupaten Kerinci.[1] Danau ini memiliki luas wilayah 5000 meter persegi dengan memiliki ketinggian 783 meter di atas permukaan laut.[2] [1] Danau yang terletak di kaki Gunung Rayo ini merupakan Danau terbesar yang ada di Kabupaten Kerinci, Luasnya adalah 4.200 hektare.[1] Danau ini terletak sekitar 16 kilometer di Selatan Kota Sungai Penuh.[1] [3] [1] Danau ini berada di dua wilayah Kecamatan yaitu Kecamatan Keliling Danau dan Kecamatan Danau Kerinci[4]. Danau Kerinci merupakan danau vulkanik yang memiliki kedalaman 110 meter.[2] Danau Kerinci mempunyai pengaruh yang besar dalam memenuhi kebutuhan air di daerah sekitar kerinci baik untuk pertanianmaupun kebutuhan air minum masyarakat.[2]

D.     AIR TERJUN TELUN BERASAP

Air Terjun Telun Berasap adalah salah satu dari begitu banyak air terjun yang terdapat di Kabupaten Kerinci.[1] Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 Meter.[2] Sumber air dari Air Terjun Telun Berasap adalah sungai-sungai yang berhulu disekitar Gunung Tujuh, dan sumber utama airnya adalah Air Terjun Gunung Tujuh, yaitu air terjun yang mengalir dari bibir Danau Gunung Tujuh yang terdapat di puncak Gunung Tujuh.[1] Air Terjun Telun Berasap terdapat di Telun Berasap, Gunung Tujuh, Kerinci.[1]

E.      DANAU KACO





Danau Kaco merupakan danau yang terlentak di Kabupaten Kerinci,Jambi.[1] Tepatnya di Desa LempurKecamatan Gunung Raya.[1] Danau ini berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan situs warisan UNESCO.[1] Danau ini memiliki luas sekitar 90 meter persegi dan memiliki kedalaman yang belum diketahui.[2] Danau kaco dapat memancarkan cahaya terang di malam hari pancaran cahaya itu semakin terang pada saat malam bulan purnama atau malam tanggal 15 penanggalan Hijriah.[3] [3] [4]